Sejarah Mata Uang Baht Negara Thailand

Friday, January 20th, 2017 - Uncategorized

Baht-Thailand

Sejarah Mata Uang Baht Negara Thailand – Baht (simbol ฿, THB) adalah mata uang resmi Thailand. Penerbitan mata uang ini merupakan tanggung jawab Bank of Thailand. Sejak Perang Dunia II hingga 1980 Baht dipatok ke dolar AS dengan nilai tukar sebesar 1$ = 20 baht. Ia kemudian menurun nilainya, dan kemudian dipatok lagi nilainya pada 25:1 sejak 1985 hingga 2 Juli 1997, namun karena krisis ekonomi Asia nilai baht jatuh hingga setengahnya, dengan nilai terendah sebesar 56:1 pada Januari 1998. Baht kembali stabil pada nilai sekitar 40:1, yang tidak berubah sejak saat itu.

Banyak koin 10 baht edisi istimewa diterbitkan untuk acara khusus. Meski koin-koin yang bernilai satang merupakan alat pembayaran resmi, toko-toko kecil biasanya tidak menerimanya. Koin-koin lama yang masih dalam sirkulasi hanya bertuliskan angka Thailand, namun versi barunya mempunyai angka Arab juga. Semua koin mempunyai potret Raja Bhumibol Adulyadej di satu sisi. Sang raja juga muncul dalam setiap uang kertas.

Mata uang Baht juga merupakan satuan ukur untuk emas dan umumnya digunakan di toko-toko perhiasan di Thailand, 1 baht = 15,244 gram. Banyak orang yang salah menulis baht. Mereka keliru dengan bath. Padahal perbedaan arti keduanya sangat jauh. Kesalahan ini mungkin dikarenakan kode ISO mata uang Thailand adalah THB. TBH sendiri adalah singkatan dari Thailand Baht. Kalau ditulis menggunakan huruf Thailand, baht menjadi บาทไทย . Secara resmi baht memang nama mata uang negara yang dulunya sempat bernama Siam. Namun meskipun begitu ada saja daerah di negara lain yang ikut menggunakan mata uang ini untuk transaksi sehari-hari. Daerah-daerah ini biasanya terletak di perbatasan negara. Dan negara lain yang ikut memakai baht secara tidak resmi contohnya negara Laos, Kamboja, dan Burma.

Mata uang negara Thailand yang bernama Baht terdiri dari pecahan terkecil 25 satang sampai dengan 1000 bhat untuk pecahan terbesar, dan dibedakan menjadi dua jenis yaitu koin dan berupa lembaran. Nah di bawah sini ada sedikit gambar dan penjelasan. Kita mulai dari koin dulu ya, pecahan ini dimulai dari 25 satang sampai 10 bath. Meskipun koin-koin uang Thailand bernilai satang termasuk resmi dan bisa digunakan sebagai alat pembayaran, bila Anda ingin membelanjakannya biasanya toko-toko kecil sudah tidak mau menerimanya.

baca juga : 

Sejarah Mata Uang Kyat Negara Myanmar
Sejarah Mata Uang Baht Negara Thailand
Sejarah Mata Uang Dolar Negara Australia
Sejarah Mata Uang Riel Negara Kamboja
Sejarah Mata Uang Dolar Negara Selandia Baru

Sejarah Mata Uang Baht Negara Thailand | admin | 4.5