Sejarah Mata Uang Tenge Negara Kazakhstan

mata-uang-tenge-kazakhstan

Sejarah Mata Uang Tenge Negara Kazakhstan – Kazakhstan ialah sebuah negara Antarbenua yang wilayahnya sebagian besar masuk kedalam kawasan Asia Tengah dan sebagian lainnya masuk kedalam kawasan Eropa Timur. Karena luas wilayahnya negara ini menjadi negara terluas urutan ke-9 di dunia. Kazakhstan dikenal juga dengan sebutan Virgin Lands karena banyak sekali wilayah disini yang belum tersentuh sama sekali. Bagian utara dan barat dari negara ini berbatasan langsung dengan negara Rusia. Untuk bagian timur negara ini berbatasan dengan Republik Rakyat Tiongkok dan selatan berbatasan dengan Uzbekistan.

Pada tahun 1993, Kazakhstan kemudian mengeluarkan mata uangnya sendiri yang mereka beri nama Tenge. Kurs mata uang Tenge dengan dolar pada saat itu adalah $1 : 149,58 tenge. Sebelumnya Kazakhstan menggunakan mata uang Kazaks Rubel yang merupakan peninggalan Uni Soviet dan persis dengan mata uang yang di gunakan untuk negara Rusia serta dicetak juga di Rusia.

Kazakhstan merupakan negara dengan sumber penghasilan yang berasal dari sumber daya alam yang mereka miliki. Tekstur tanah yang dimiliki oleh negara ini terbilang datar dan juga banyak memiliki pada rumput sehingga negara ini sangat maju dalam sektor pertanian terutama untuk gandum. Selain pertanian, Kazakhstan juga sangat mengandalkan rerumputan hijau yang Negara ini miliki sehingga untuk sektor peternakan juga di negara ini sangat tinggi.

Selain dari pada itu, Kazakhstan juga ternyata memilki banyak sekali timbunan mineral dan juga minyak yang sangat berlimpah didalam kawasan tersebut. Sehingga industri disana belum lama ini banyak yang berkembang dengan pesat untuk sektor pertambangan dan penyulingan minyak. Oleh karena itu pertumbuhan ekonomi di negara ini sungguh bervariasi dan juga berkembang dengan cukup pesat.

Tercatat pada tahun 2003, GDP (gross domestic products) yang mereka miliki mencapai angka 29,7 milyar dolar Amerika. Untuk industri terbesar disana adalah dalam bidang jasa yaitu sekitar 53,9% dan untuk sektor industri mencapai 38% serta agrikultur 8%.

Untuk sejarah negara Kazakhstan sendiri tidaklah begitu menyenangkan untuk sebuah negara bagian dari Uni Soviet dan salah satu negara merdeka. Sekitar abad ke-20, rakyat Kazakhstan merupakan rakyat yang nomaden dan hanya mengandalkan sektor pertanian saja dalam mengembangkan ekonominya, serta melakukan perpindahan untuk tempat tinggalnya. Kemudian pada masa Uni Soviet, negara Kazakhstan ini mengalami perkembangan yang sangat pesat untuk berbagai sektornya. Untuk sebagian besar perubahan yang terjadi pada negara Kazakhstan ini masih terkait dengan negara Rusia. Untuk urusan komunikasi dan transportasi juga harus melalui Rusia. Kemudian hal ini lah yang menjadi polemik bagi bangsa Kazakhstan pada saat negara mereka merdeka.

Pada saat negara ini membebaskan diri dari Uni Soviet, negara ini mengalami penurunan tingkat ekonomi yang sangat dalam. GDP yang dimiliki Kazakhstan menurun hingga 50% pada saat perpindahan status mereka menjadi merdeka. Kemerosotan ini terus berlangsung hingga tahun 90-an. Selanjutnya pada tahun 2000-an, Kazakhstan mulai membangun kembali perekonomiannya sehingga pulih kembali. Efek dari hal ini, Kazakhstan mulai dilirik oleh beberapa investor asing untuk menanamkan investasi pada bidang penyulingan minyak. Kini Kazakhstan telah berfokus pada era perdagangan bebas.

Baca juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *