Sejarah Mata Uang Won Negara Korea Utara

Saturday, January 21st, 2017 - Uncategorized

Won-Korea-Utara

Sejarah Mata Uang Won Negara Korea Utara – Won (lambang: ₩; code: KPW) atau Won Rakyat Korea adalah mata uang resmi Korea Utara. Mata uang tersebut terbagi dalam 100 chon. Won tersebut dikeluarkan oleh Bank Sentral Republik Rakyat Demokratik Korea, yang berbasis di ibukota Pyongyang. Meskipun mata uang resmi Korea Selatan, yang dikeluarkan oleh Bank Korea yang berbasis di Seoul, berbagai jumlah unit yang sama dan juga dikenal sebagai won Korea Selatan, kedua mata uang tersebut berbeda.

Korea Utara adalah masyarakat militeristik yang didominasi laki-laki, tapi perempuanlah yang menghasilkan uang karena negara yang tertutup itu memungkinkan terbentuknya ekonomi berbasis pasar tidak resmi. Perempuan menghasilkan lebih dari 70 persen pendapatan rumah tangga di Korea Utara, terutama sebagai pedagang di pasar-pasar informal yang bermunculan dalam tahun-tahun terakhir

Korea Utara, negeri yang sedang diisolasi karena program nuklirnya ini ternyata memberlakukan sanering uang kertas. Parahnya tidak semua mata uang Won yang lama dapat ditukar dengan yang baru. Setiap orang hanya dapat menukarkan maksimal 100.000-150.000 Won untuk uang kertas dan 300.000 untuk rekening bank. Lagi-lagi upaya penjajahan dan perampasan kekayaan rakyat secara masisve dilakukan oleh pemerintah komunis.

Mata uang negara Korea Utara yang bernama Won ini kembali terjadi dampak sanering uang kertas sendiri bukanlah hal yang baru, Indonesia pun pernah mengalaminya pada tahun 1965. Pada waktu itu Rupiah sedang dalam masa tragis selama lima tahun 1960-1965. Ajaibnya angka inflasi mirip dengan angka tahun yaitu 650% dan indeks biaya mencapai 438. Pada saat itu nilai Rupiah anjlok dari Rp.160/US$ menjadi Rp.120.000/US$. Pada kondisi yang genting ini pemerintah mengeluarkan kebijakan yang disebut dengan sanering Rupiah dalam bentuk Penetapan Presiden (PenPres) No 27/1965. Yaitu dengan memotong tiga angka nol terakhir dari Rupiah lama menjadi nilai Rupiah baru (Rp.1000 = Rp. 1 uang baru).

Kini muncul pertanyaan apakah kekacauan itu telah merusak prospek Kin Jong-eun sebagai pengganti Kim Jong-il di negara yang tampak semakin bergerak ke arah negara nuklir yang hancur.

baca juga :

Sejarah Mata Uang Yuan Negara China
Sejarah Mata Uang Won Negara Korea Selatan
Sejarah Mata Uang Yen Negara Jepang
Sejarah Mata Uang Kip Negara Laos
Sejarah Mata Uang Won Negara Korea Utara

Sejarah Mata Uang Won Negara Korea Utara | admin | 4.5