4 Pemain Terbesar Pasar Mata Uang di Dunia – Ketika kita memutuskan untuk terjun menjadi seorang trader dalam dunia pasar mata uang, mungkin tidak hanya sekali terbersit di pikiran kita; “siapa saja pihak-pihak yang bermain di dalam pasar mata uang ini?”.

Baca juga : 6 Arti Dari Nama Mata Uang yang Terkenal di Dunia

Dan pada kenyataannya, ada sejumlah bank besar dunia, perusahaan raksasa, pemerintah, bank sentral, sampai berbagai perusahaan asuransi di dunia juga ikut terjun menjadi pemain mata uang.

Namun sebagai seorang trader independen, kita tak perlu takut dengan pemain-pemain besar ini. Bahkan, kita tidak perlu bersaing secara langsung dengan mereka. Karena pasar mata uang ini cukup besar dan umumnya tidak akan mudah dipengaruhi oleh perusahaan atau bank besar. Sama seperti kita, mereka juga akan terpengaruh oleh berita penting dunia atau pergerakan pasar yang kerap naik turun.

Trader yang cerdas justru akan melihat secara cermat langkah apa yang diambil oleh para pemain besar ini. Dengan membaca analisis dan perkiraan pasar yang mereka lakukan, kita bisa mengambil langkah yang sama. Namun perlu kita ketahui bahwa perkiraan pasar mereka juga tidak selalu tepat dari waktu ke waktu.

Nah, siapa saja sih para pemain besar di pasar mata uang ini? Mari kita lihat lengkapnya di bawah ini:

BANK BESAR DUNIA

Sebagian besar volume transaksi di pasar mata uang dunia dilakukan oleh bank-bank ini. Jumlah transaksi yang biasa mereka lakukan berada di kisaran ratusan juta dolar. Bank yang mendominasi transaksi pasar mata uang ini antara lain:

  • Deutsche Bank
  • UBS
  • Citi
  • HSBC
  • Goldman Sachs
    Dan sejumlah bank besar dunia lainnya.

Tidak seperti partisipan lainnya, bank memiliki kelebihan tersendiri, yakni mereka bisa melacak order klien mereka dan menentukan tekanan pasar untuk membeli atau menjual di mata uang tertentu. Namun karena jumlah transaksi pasar mata uang yang demikian besar (5 trilyun dolar perhari), satu bank saja tidak akan mampu menggerakkan pasar dan memberikan pengaruh pada harga. Sama seperti kita, bank juga memiliki tujuan yang sama, yakni mendapatkan keuntungan dari bertransaksi di pasar mata uang.

PERUSAHAAN RAKSASA

Tidak sedikit jumlahnya perusahaan kecil hingga perusahaan multi nasional yang menjalankan bisnis pertukaran mata uang. Namun tidak seperti investor lainnya yang tujuan utamanya mencari untung, perusahaan-perusahaan ini terjun ke pasar mata uang karena bisnis yang digeluti mengharuskan mereka untuk membeli dan menjual mata uang.

Sebagai contoh, perusahaan roti yang berdomisili di Perancis ingin menjual produk mereka di Inggris, dan mereka akan menerima mata uang Inggris, yakni Pound Sterling ketika produk mereka terjual. Kemudian, perusahaan roti ini akan menukarkan Pound Sterling menjadi Euro, karena mata uang tersebutlah yang berlaku di Perancis, bukan karena mereka ingin mendapatkan keuntungan dari pergerakan mata uang.

PEMERINTAH DAN BANK SENTRAL

Tidak seperti yang lainnya, pemerintah dan bank sentral di negara tersebut memiliki peran yang penting di pasar mata uang. Bank sentral melakukan pertukaran mata uang tidak untuk mendapatkan keuntungan, namun sebagai usaha mendukung kepentingan moneter negaranya. Di negara berkembang, bank sentral bekerja untuk menstabilkan nilai tukar dengan mengeliminasi kelebihan supply atau demand pada mata uang negara tersebut, serta mengendalikan nilai inflasi.

Untuk mencapai tujuan mereka, bank sentral melakukan hal-hal berikut untuk mendukung kebijakan moneter pemerintahnya:

  • Menyimpan cadangan mata uang – bank sentral memiliki cadangan mata uang yang mereka perjual belikan di pasar mata uang untuk menstabilkan nilai tukar mata uang negara tersebut.
  • Mengubah nilai suku bunga.
  • Mengubah supply dan demand mata uang negaranya.

Biasanya, bank sentral menyimpan dolar sebagai mata uang cadangan, namun belakangan ini, mata uang Euro dan Yen dari Jepang juga turut menjadi cadangan mata uang sejumlah bank sentral. Sebagai trader, kita harus mengawasi dengan seksama aktifitas bank sentral karena tindakan bank sentral bisa memberikan pengaruh yang besar dan berjangka panjang pada nilai mata uang.

Pemerintah memainkan peran secara tidak langsung di pasar mata uang. Pasar mata uang dipengaruhi oleh jumlah uang yang mereka investasikan ke ranah publik. Hutang pemerintah juga berpengaruh terhadap nilai mata uang negara tersebut, utang yang banyak akan menurunkan nilai mata uang negara tersebut.

TRADER INDEPENDEN

Seperti bank, tujuan kita sebagai trader independen adalah mencari keuntungan sebanyak-banyaknya dari pasar mata uang dengan modal pengetahuan dan pengalaman. Banyak di antara para trader tidak memiliki latar belakang pendidikan di bidang ekonomi atau pernah bekerja di perusahaan finansial, namun tetap bisa berhasil ketika menekuni bisnis forex.

Banyak trader individual mengatakan bahwa bisnis ini menarik karena mereka bisa menerapkan aturan main mereka sendiri dan menganalisa pasar dari perspektif pribadi. Mereka yang tertarik untuk menggeluti bidang ini bahkan tidak memerlukan modal besar saat melakukan deposit awal. Banyak dari mereka justru memulai dengan modal $50.

Mengenal mata uang Peso Negara Filipina

Peso adalah nama mata uang yang diresmikan sebagai mata uang di Negara Filipina. Nama mata uang satu ini juga banyak yang memakainya saat ini setidaknuya ada tujuh Negara yang aktif menggunakan nama ini yaitu: Argentina, Chili, Republik Dominika, Filipina, Kolombia, Kuba, Meksiko, dan Uruguay.
Walaupun mata uang peso banyak Negara yang memilikinya tetapi mata uang Peso juga memiliki kode seperti ISO 4217 yang berbeda-beda setiap Negaranya. Ini artinya hanya namanya saja yang sama. Penerbit, pengedar, dan nilai kursnya lain-lain (beda dengan Timor Leste, Ekuador, El Salvador, dan Zimbabwe, yang menggunakan dolar tapi dolarnya memang didatangkan dari Amerika Serikat sana).
Peso artinya “berat”. Berasal dari bahasa Spanyol dan mengacu pada koin Spanyok yang dulu digunakan sebagai alat pembayaran. Tujuh Negara tersebut tetap memakai nama peso sebagai mata uang resmi sehingga saat ini. Sebenarnya masih banyak Negara lain yang sempat menggunakan nama ini.
Mengenal mata uang Peso Negara Filipina 
Pada tahun 2002, Negara sapanyol telah menyebarkan peso ke banyak Negara, tapi Negara matador itu sendiri saat ini sudah tidak menggunakan mata uang peso lagi, karenanya Spanyol andalah salah satu anggota Uni Eropa dan persatuan ini telah mengeluarkan mata uang tunggal yang bernama Euro.
Sebelum tahun 1967, bahasa yang tertera di mata uang negara Filipina baik kertas
maupun koin menggunakan bahasa Inggris. Saat itu yang tertulis di sana “peso”. Namun, setelah bahasa diubah menjadi bahasa Cebuano, berubah menjadi “piso”.
Mengenal mata uang Peso Negara Filipina 
Orang Filipina sendiri menyebut mata uang mereka dengan nama Piso ng Pilipinas. Sedangkan bahasa Spanyol-nya Peso Filipino. Bahasa Inggris, bahasa internasional, dan Indonesia, menyebutnya Peso.
Sama seperti mata uang lainnya, peso juga memiliki simbol atau lambang uang yang biasanya ditulis di depan sebuah numerik sebagai tanda bahwa angka tersebut merupakan harga atau sejumlah uang dalam satuan peso. Seperti misalnya ₱100. Simbol mata uang negara Filipina adalah ₱.
peso1
Dalam dunia ekonomi dan perbankan internasional, penggunaan tanda mata uang seperti itu sudah tidak lazim lagi. Di bidang ini lebih memilih kode ISO 4217 untuk mendefinisikan mata uang apa pun karena lebih gampang, lebih simpel, dan lebih mudah dipahami/dikenali. Untuk mata uang negara Filipina kode ISO 4217-nya iyalah PHP. Berikut adalah gambar mata uang peso dari Negara Filipina.
peso
Seperti kita ketahui bahwa harga kurs mata uang tiap negara di dunia ini beda-beda, ada yang mahal ada pula yang murah. Perbedaan ini dipengaruhi antara lain oleh inflasi, suku bunga, ratio ekspor-impor, kestabilan politik dan ekonomi, dan sebagainya. Begitu juga dengan peso Filipina. Karena saya orang Indonesia dan dolar Amerika mata uang internasional, maka kali ini akan kita coba menghitungnya dengan membandingkan pada kedua mata uang tersebut.
1 peso Filipina = 295 rupiah
1 dolar Amerika =  46 peso.
Itulah sedikit informasi tentang peso. Penggunanya lebih dari satu negara. Namun karena masing-masing pesonya berbeda, akan lebih gampang kalau membahasnya lebih lanjut satu per satu. Karena Filipina adalah negara yang letaknya paling dekat dengan Indonesia, Mulai dari simbol atau lambang, kode ISO, gambar, dan kursnya akan diuraikan dengan jelas dan detail di sini.

Sejarah Mata Uang Di Idonesia Dari Masa Ke Masa

Rupiah adalah nama mata uang resmi Negara republic indonesia. Sejarah dari mata uang rupiah yang Meskipun banyak yang mengaitkannya dengan rupee India, namun menurut Adi Pratomo, salah seorang sejarawan Indonesia mengatakan rupiah berasal dari bahasa Mongolia. Dalam bahasa tersebut kata aslinya rupia (tanpa huruf h) yang mana artinya perak. Namun karena pelafalan orang Indonesia, khususnya Jawa, maka terbentuklah kata rupiah.

Meskipun sudah resmi untuk bangsa Indonesia, tetapi pada masyarakat khususnya zaman ibu dan nenek, secara informal mereka seringkali menyebutnya “perak”. Nilai perak sendiri adalah 1 rupiah dibagi menjadi 100 sen.

Sejarah asal muasal mengapa disebut rupiah

Sangat banyak yang mengaitkan dengan rupee (mata uang India), nama rupiah sendiri sebenarnya diambil dari bahasa Mongolia, yaitu rupia. Rupia dalam bahasa Mongolia berarti perak. Kita tau bahwa sejarah uang zaman dulu menggunakan bahan emas dan perak.

Mata uang India atau rupee artinya perak juga. Namun, baik Indonesia maupun India sama-sama mengambil dari bahasa Mongolia. Jadi, rupiah bukan turunan dari rupee. Bisa dibilang keduanya setara dalam bahasa Mongolia, rupia tanpa huruf “h”. Sedangkan rupiah mendapat akhiran huruf “h” karena pelafalan asli orang Indonesia, khususnya Jawa yang lebih gampang begitu.

Sejarah Mata Uang Di Idonesia Dari Masa Ke Masa

ORI atau Oeang Republik Indonesia

Indonesia pada awal-awal Kemerdekaan belum menggunakan mata uang resmi rupiah. Negara kita pada waktu itu pakainya ORI alias Oeang Repoeblik Indonesia. Penggunaannya berlangsung dari tahun 1945 sampai 1949. Namun, baru sah diresmikan pemerintah sejak 30 Oktober 1946.

ORI dicetak oleh Percetakan Canisius dengan bentuk dan desain sangat sederhana. Akan tetapi sudah memiliki pengaman serat halus. Pada masanya, ORI merupakan mata uang yang memiliki nilai sangat rendah bila dibandingkan dengan uang keluaran De Javasche Bank. Padahal ORI uang langka yang seharusnya bernilai tinggi.

Percetakan ORI hanya ada di Yogyakarta. Namun, penggunaanya cukup luas pada masyarakat. Peredarannya memang hanya bertahan empat tahun, tetapi ORI setidaknya pernah dicetak sebanyak lima kali.

Sejarah Mata Uang Di Idonesia Dari Masa Ke Masa

Mata uang indonesia yakni Rupiah telah diresmikan pada tanggal 2 November 1949 (empat tahun setelah merdeka) setelah sebelumnya pada 8 April 1947, gubernur Provinsi Sumatera mengeluarkan rupiah Uang Republik Indonesia Provinsi Sumatera (URIPS).

Satuan nilai di bawah rupiah

Pada artikel sebelumnya sudah dijelaskan salah satu syarat benda agar bisa digunakan sebagai uang adalah harus ada pecahan nilainya. Dan berikut beberapa nama satuan pecahan-pecahan yang nilainya di bawah rupiah.
• Sen (¢) = Rp0,01
• Cepeng/Hepeng = 0,25¢ dipakai kalangan Tionghoa
• Peser = 0,50¢
• Pincang = 1,50¢
• Gobang/Benggol = 2,50¢Ketip/Kelip = Rp0,05
• Picis = Rp0,10
• Tali = Rp0,25
• Uang = 8,33¢

Sedangkan kalau satuan yang nilainya di atas rupiah ada dua:

• Ringgit = Rp2,50
• Kupang = Rp1,25

Pada masa awal Kemerdekaan, nilai rupiah setara dengan Gulden Hindia Belanda. Untuk sekarang karena nilai terus turun (inflasi), satuan-satuan di atas sudah tidak digunakan lagi karena terasa sangat kecil. Namun, dalam soal penulisan, nilai-nilai tersebut masih berpengaruh sampai sekarang.

Setelah penjajah Belanda datang, barulah pemerintah Hindia Belanda (sebutan wilayah Indonesia sebelum merdeka) mendirikan De Javasche Bank tahun 1828. De Javasche Bank ini merupakan cikal bakal Bank Indonesia sekarang. Dan dari De Javasche Bank inilah terbit mata uang Sen dan Gulden. Kedua uang ini diciptakan khusus untuk dipergunakan di Hindia Belanda saja. Jika anda penasaran bagaimana penampakannya, silakan lihat gambarnya di bawah ini.

gulden belanda

Pada tahun 1942, tentara Jepang mengambil alih kependudukan Belanda atas Hindia-Belanda. Pada masa ini salah satu kebijakan yang dilakukan adalah menarik semua uang terbitan Belanda dan kemudian menyusun bank Nanpo Kaihatsu Ginko. Melalui bank ini Jepang mencetak mata uang sendiri. Uang yang dicetaknya masih menggunakan bahasa Belanda. Namanya “Gulden Hindia Belanda”. Silakan lihat gambar di bawah ini agar bisa membedakan keduanya. Salah satu perbedaan yang paling menonjol adalah kalau tebitan Belanda tertulis De Javasche Bank, sedang terbitan Jepang bertuliskan De Japansche Regeering.

Gulden Jepang

Selai itu, pemerintahan juga menasionalkan De Javasche Bank dan merubah namanya menjadi Bank Indonesia. Di tahun 1952-1953, Bank Indonesia mulai merilis uang kertas baru, mulai dari 1 Rupiah hingga 100 Rupiah. Ini menandai periode baru dalam sejarah Rupiah, dimana penerbitan dan peredaran uang kertas Rupiah kini menjadi tugas Bank Indonesia, sedangkan uang koin masih ditangani oleh Pemerintah secara terpisah. Barulah pada masa Orde Baru, Bank Indonesia diberi wewenang untuk mencetak dan menerbitkan uang, baik dalam bentuk koin ataupun kertas, serta mengatur peredarannya.
Begitulah sejarah perkembangan uang rupiah yang dijadikan mata uang resmi di negara Indonesia. Semoga apa yang tertuliskan di atas bisa bermanfaat dan menambah pengetahuan bagi yang belum tau.

Sejarah Mata Uang Cedi Nagara Ghana

Sejarah mata uang cedi Negara Ghana– sebuah Negara di afrika barat yang berbatasan langsung dengan pantai gading dan Burkina faso.  Ghana terkenal sebagai satu negara penghasil cokelat terbesar di dunia selain penghasil alumunium di Afrika. Berbicara mengengai perekonomian Ghana, tidak terlepas dari peran mata uangnya. Cedi merupakan mata uang resmi dari Ghana dan dalam perkembangannya masih menjadi alat transaksi resmi hingga saat ini.

Sebelum kita masuk ke sejarah perkembangan perekonomiaanya, tentu Anda masih merasa penasaran apa arti dari kata Ghana tersebut? Ternyata Ghana berasal dari nama Kekaisaran Ghana. Sebelum masuk ke masa penjajahan Ghana pernah dikuasai oleh beberapa kekaisaran kuno. Melihat dari sistem pemerintahan di setiap kerajaan pasti mengeluarkan beberapa mata uang dalam bentuk koin dan kertas. Salah satu kekaisaran yang mengalami kemajuan dari segi ekonomi adalah pedalaman Ashanti.

Negara: Ghana

Mata uang: Cedi

1 Cedi berapa Rupiah

1 Cedi = Rp 3 651.34

Setelah mengalami masa kekaisaran, Ghana melakukan kerjasama dengan pihak Portugis pada abad ke 15. Kerjasama tersebut dilakukan untuk memajukan perdagangan dengan negara Eropa berkembang dan maju. Walaupun menjadi negara kulit hitam Afrika pertama yang mencapai kemerdekaan, Ghana dapat menjalankan roda perekonomian dengan bergantung pada perdagangan dan bantuan luar negeri.

Setelah mencapai kemerdekaan dari Britania Raya pada tahun 1957 Ghana perlahan-lahan memperbaiki kondisi ekonomi. Mata uang Cedi yang menjadi alat transaksi pada tahun 90an terus mengalami penurunan nilai dari mata uang lain termasuk Dollar dan Euro. Untuk lebih memajukan sektor tenaga kerja, Ghana terus mengembangkan eknomi di sektor tambang. Meskipun mayoritas penduduk berada di bawah garis kemiskinan, hasil tambang di negara ini cukup banyak mulai dari emas, berlian, magan, dan bauksit.

Dua sektor andalan dari hasil tambang terfokus ke tambang minyak dan emas, sedangkan untuk komoditas petanian mengandalkan cokelat. Itulah beberapa review dari mata uang Ghana dan beberapa sejarah perekonomiannya.

Baca juga;

Mata uang resmi negara yang dalam bahasa Inggris disebut New Zealand ini bernama dollar. Kata baku dalam bahasa Indonesianya dolar, pakai satu huruf l saja. Karena di dunia lebih dari satu negara yang menggunakan nama ini, maka untuk membedakannya diikutilah embel-embel nama negaranya. Seperti contohnya dolar Singapura, dolar Australia, dolar Selandia baru, dan seterusnya.

Soal kode ISO 4217 mata uang Selandia Baru sudah saya katakan di atas, yakni NZD. Selain kata dolar diikuti nama negaranya, cara lain untuk mengatasi persamaan nama mata uang agar tidak keliru adalah dengan kode ISO 4217. Dalam perkembangan sekarang ini, sistem ini lebih banyak digunakan karena memang lebih simpel. Bagaimana tidak coba, hanya cukup 3 huruf kapital saja.

Meskipun penggunaan kode ISO 4217 lebih populer untuk saat ini, namun tidak dipungkiri masih banyak yang mendefinisikan mata uang dengan simbol atau lambang. Saya kira semua sudah tau hampir semua dolar simbolnya $. Demi mencegah kekeliruan, dolar Selandia disisipi NZ menjadi NZ$.

Denominasi mata uang dolar Selandia baru

Di negara yang terletak dekat Australia tapi justru masuknya ‘Benua’ Oseania ini yang bertindak sebagai pencetak dan pengatur peredaran uang iyalah Reserve Bank of New Zealand. Jenis uang yang diterbitkan umum seperti lainnya, ada kertas dan logam atau koin. Secara keseluruhan, berikut pecahan-pecahan yang tersedia di mata uang dolar Selandia Baru.

Gambar mata uang dolar Selandia Baru

Di atas saya katakan baru-baru ini uang kertas 5 dolar Selandia dinobatkan sebagai mata uang terbaik di dunia tahun 2015. Saya kira predikat ini pantas ia dapatkan mengingat desainnya memang bagus. Biar Anda tidak penasaran bagaimana penampakannya bila memang sebelumnya pernah lihat, di atas sudah saya tampilkan khusus untuk Anda.

Kalau kita perhatikan tabel denominasi di atas memang nominal mata uang dolar Selandia Baru terbesar bernilai 100 dolar saja. Meskipun angkanya kecil, namun jangan salah itu justru bisa sebagai salah satu bukti bahwa nilai tukar mata uang ini mempunyai harga yang tinggi atau kuat.

1 dolar Selandia Baru setara dengan 9.408 rupiah. Sedangkan 1 dolar AS sama dengan 1,4 dolar Selandia Baru. Coba bandingkan dengan mata uang kita yang per dolarnya 13.337 rupiah. Tuh kan angkanya lebih banyak. Itu artinya mata uang rupiah kita lebih murah.

Baca juga: